Selasa, 17 Desember 2013

Semua tentang 'RESENSI'

Hay kawan, kali ini kita akan membahas mengenai seluk beluk 'Resensi'.Resensi biasanya kita pelajari semasa kelas 1 & 2 SMA (saya juga dapatnya waktu itu). NAh bagi yang mendapat tugas dari bapak maupun ibu gurunya untuk mencari pengertian atau apalah tentang resensi, nah disini saya sediakan semua tentang resensi (walau ga semuanya ada sih, tapi ngaku aja kayak gitu). Baik, tanpa bertele tele lagi mari kita intip.
A.      a.Pengertian Resensi
Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya, baik itu buku, novel, majalah, komik, film, kaset, CD, VCD, maupun DVD. Tulisan ini biasanya dimuat di media cetak seperti koran, majalah, atau tabloid. Dilihat dari segi isinya terdapat berbagai macam resensi, antara lain resensi buku, resensi novel, resensi buku kumpulan cerpen, resensi film, resensi, patung, dan sebagainya. 
 Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Tiga istilah itu mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas buku. Tindakan meresensi dapat berarti memberikan penilaian, mengungkap kembali isi buku, membahas, atau mengkritik buku. Dengan pengertian yang cukup luas itu, maksud ditulisnya resensi buku tentu menginformasikan isi buku kepada masyarakat luas.

b. Tujuan
Tujuan untuk  meresensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

Ada yang berpendapat bahwa minimal ada tiga jenis resensi buku.1.Informatif, maksudnya, isi dari resensi hanya secara singkat dan umum dalam menyampaikan keseluruhan isi buku. 
2.         Deskriptif, maksudnya, ulasan bersifat detail pada tiap bagian/bab.
3.         Kritis, maksudnya, resensi berbentuk ulasan detail dengan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Isi dari resensi biasanya kritis dan objektif dalam menilai isi buku.
Namun, ketiga jenis resensi di atas tidak baku. Bisa jadi resensi jenis informatif namun memuat analisa deskripsi dan kritis. Alhasil, ketiganya bisa diterapkan bersamaan.
B.  
 Berikut langkah langkah dan unsur dalam membuat sebuah resensi 
Daniel Samad (1997: 7-8) menyebutkan unsur-unsur resensi adalah sebagai berikut:

1.
        ditetapkan terlebih dahulu. Judul dapat dibuat sesudah resensi selesai. Yang perlu diingat, judul                       resensi selaras dengan keseluruhan isi resensi.
2.
         Menyusun data buku
         Data buku biasanya disusun sebagai berikut:
a.
 judul buku (Apakah buku itu termasuk buku hasil terjemahan. Kalau demikian, tuliskan judul aslinya.);
b.
 pengarang (Kalau ada, tulislah juga penerjemah, editor, atau penyunting seperti yang tertera pada buku.);
c.
 penerbit;
d.
tahun terbit beserta cetakannya (cetakan ke berapa);
e.
tebal buku;
f.
harga buku (jika diperlukan).

   3.       Membuat pembukaan
Pembukaan dapat dimulai dengan hal-hal berikut ini:
a.
   memperkenalkan siapa pengarangnya, karyanya berbentuk apa saja, dan prestasi    apa saja yang                   diperoleh;
b.
   membandingkan dengan buku sejenis yang sudah ditulis, baik oleh pengarang sendiri maupun oleh                   pengarang lain;
c.
    memaparkan kekhasan atau sosok pengarang;
d.
   memaparkan keunikan buku;
e.
   merumuskan tema buku;
f.
    mengungkapkan kritik terhadap kelemahan buku;
g.
   mengungkapkan kesan terhadap buku;
h.
   memperkenalkan penerbit;
i.
    mengajukan pertanyaan;
j.
     membuka dialog.

4.  Tubuh atau isi pernyataan resensi buku
Tubuh atau isi pernyataan resensi biasanya memuat hal-hal di bawah ini:
a.
   sinopsis atau isi buku secara bernas dan kronologis;
b.
    ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya;
c.
   keunggulan buku;
d.
    kelemahan buku;
e.
   rumusan kerangka buku;
f.
    tinjauan bahasa (mudah atau berbelit-belit);
g.
   adanya kesalahan cetak.
5. Penutup resensi bukuMembuat judul resensi
     Penutup resensi biasanya berisi buku itu penting untuk siapa dan mengapa. Selain itu dapat juga berisi kelemahan buku.


nah udah dulu ya kawan, karena tidak ada mausia yang sempurna. kesempurnaan itu hanya milik-NYA jadi saya sangat menghormati jika saya mendapatkan kritikan kritikan dar teman semua. Maaf ya kalau tulisannya berantakan, soalnya lagi buru buru nih.see you :* .

Senin, 14 Oktober 2013

Setia sama status 'anak kost'

08.10.2013
Hari ini aku sendiri dalam kamar kost. Kenapa sendiri ? yak arena itu adalah kebiasaanku untuk mempertahankan jati diri sebagai seorang remaja yang tidak suka keluyuran siang, malam, bahkan pagi. Aku adalah anak ke-3 dari tiga saudara. Pasti anda telah dapat menebak bahwa aku anak bungsu. Memang benar aku anak bungsu, tapi aku untungnya tidak memiliki sifat manja yang dimiliki anak anak bungsu pada umumnya. Aku sekarang telah duduk di kelas 2 SMA.  Ada yang mau tau apa nam sekolahku ? baik, kalau memang tidak ada yang mau tau tidak apa apa. Jadi nama sekolahku adalah SMA Negeri 1 Semarapura.  Hahaha maaf, saya kassi tau andda nama sekolah saya karena saya hanya ingin melengkapi pengetahuan anda secara paksa mengenai saya. Kata orang “kalau tak kenal, maka tak saying” itu juga salah satu alas an mengapa saya mencantumkan nama sekolahku diatas.

Sebenarnya saya tidak tahu apa yang ingin aku tulis di software pengolah kata ini. Saya hanya ingin mengisi hari hariku yang membosankan sebagai anggota ‘anak anak kost’ saya angkatan tahun 2012. Saya hidup in the kost karena jarak antara sekolah dan rumahku cukup bias dikatakan jauh. Jarak sekolah dengan rumahku yaitu dipisahkan oleh dua laut dan satu pulau. Itu belum termasuk provinsi provinsi dan yang lainnya. Apa ada yang sudah tau dimana rumahku ? baik kalau memang anda belum tahu, saya akan memperdalam lagi wawasan anda mengenai saya =D 

Sabtu, 18 Mei 2013

Fakta Unik Ramalan Prabu JAYABAYA


Indonesia termasuk negara yang kaya dengan dunia mistis alias gaib, termasuk soal ramal-meramal.
Salah satunya tercatat nama PrabuJayabaya, yang memerintah Kerajaan Kedirisekitar tahun 400-an Masehi.
Dari sekian banyak ramalan Jayabaya, yang sangat tersohor adalah ramalan tentang siapa orang yang akan memimpin Indonesia (baca: Presiden Indonesia).
Pemimpin pertama yakni Soekarno, digambarkan sebagai orang yang :
- memakai kopiah warna hitam (kethu bengi)
- sudah tidak punya ayah (yatim)
- suaranya menggelegar
- berkharisma
- bergelar serba mulia (Pemimpin Besar Revolusi dan Panglima Tertinggi ABRI)
- kebal terhadap berbagai senjata (sering lolos dari percobaan pembunuhan)
- punya kelemahan mudah dirayu wanita cantik
- tidak berdaya terhadap anak-anak kecil yang mengelilingi rumah beliau (mundurnya Soekarno karena di demo para pelajar dan mahasiswa)
- sering mengumpat orang asing (anti imperialisme)
Pemimpin kedua yakni Soeharto, digambarkan sebagai orang yang :
- didukung oleh “Kartika Eka Paksi” (ini lambang yang digunakan ABRI)
- memakai topi baja hijau atau tutup kwali lumuten (militer)
- kaya raya
- menjadi pemimpin dunia (Soeharto menggagas membentuk ASEAN, dimana konon menurut sejarahnya, ASEAN merupakan kesatuan dari kerajaan Majapahit)
- digantikan oleh “Raja dari negeri seberang” (Soeharto digantikan oleh BJ. Habibie yang berasal dari Nusa Srenggi, Sulawesi)
Setelah era kedua pemimpin tersebut, Jayabaya meramalkan akan muncul pemimpin yang digambarkan sebagai Raja yang :
- bergelar Satriya Piningit
- sudah tidak punya ayah-ibu
- telah lulus Weda Jawa
- bersenjatakan Trisula
Karena ramalan-ramalan sebelumnya berupa kiasan, kita pun tidak mengerti siapa yang dimaksud dengan Satriya Piningit.
Ramalan Jayabaya yang tak kalah terkenalnya pula adalah 2 huruf akhir/sebagian kata nama pemimpin Indonesia yang dirangkum dalam sebuah kata NOTONOGORO.
Dan hal itu sudah pula terbukti dengan 3 periode masa pemerintahan presiden Indonesia, yaitu: SoekarNO, SoeharTOSusilo Bambang YudhoyoNO.
Bagaimana dengan BJ Habibie, Megawati dan Abdurahman Wahid atau Gus Dur? Tiga Presiden itu tidak dihitung karena tidak memerintah selama satu masa pemerintahan penuh.
Konon katanya seorang presiden yang akan menjadikan Indonesia makmur dan sejahtera, dipandang dunia dan dihormati adalah seorang presiden dengan huruf akhir “GO”. Siapakah dia? JoGoWi? :)

Rabu, 15 Mei 2013

Tugas senibudaya

Tugas seni rupa kelas X SMA Negeri 1 Semarapura tahun ajaran 2012/2013 semester Genap.






Minggu, 10 Maret 2013

Video Kekejaman Densus 88 Youtube



Berita untuk Video Densus 88 yang tengah melakukan kekerasan atau kekejaman terhadap warga terduga teroris marak beredar di dunia maya. Tenar seperti video harlem shake namun dalam video rekaman mengenai penganiayaan oleh personel Detasemen Khusus 88 Antiteror itu baru diunggah dan langsung menjadi buruan para pencari berita, terlihat dari Video Youtube Densus yang diupload oleh akun bernama ArrahmahChannel telah mencapai lebih dari 20K view sejak Jumat, 1 Maret 2013. Penasaran dengan video kekejaman yang diduga dilakukan oleh personil Densus 88 tersebut LM pun melakukan penelurusan di situs Youtube. Perhatian!!! bila tidak sanggup melihat mohon tidak meneruskan melihat video berikut.

Densus 88

densus 88

Video Kekejaman Densus 88


Dalam Video Kekejaman Densus 88 tersebut tampak terlihat jelas puluhan polisi berpakaian seragam mirip seragam Densus 88 dan polisi berseragam Brigade Mobil sedang menenteng senjata laras panjang. Kemudian tampak gambar seorang terkena tembakan di dada tembus ke punggung yang tetap dipaksa berjalan. Seseorang itu diketahui bernama Wiwin setelah polisi menginterogasinya. Adegan yang lebih terlihat sadisnya, meski Wiwin telah bersimbah darah namun polisi tidak menolongnya malah terus menanyai dia, bahkan di antara polisi tersebut yang justru mengucapkan "Win istigfar, kamu sudah mau mati," dan "agar masuk surga" lanjutnya sambil menuntun agar mengucapkan dua kalimat syahadat.

Kamis, 07 Maret 2013

Tradisi di Bali



Budaya Bali memang semua unik dan semua budaya Bali mampu menarik wisatawan untuk datang ke Bali untuk menikmati wisata alam Bali dan mengenal Budaya dari masyarakat Bali. Salah satu budaya Bali yang unik adalah Tradisi Omed-Omedan yang berarti tarik-menarik dalam bahasa Indonesia, ini diikuti oleh pemuda dan pemudi yang belum menikah, berumur antara 17-30 tahun, med-medan atau tarik-menarik diikuti adegan berciuman antara satu pemuda dan pemudi.Tradisi ini memang tergolong sangat unik dan membuat kita penasaran, prosesi ini hanya dirayakan sehari setelah upacara Nyepi atau pada hari Ngembak Geni, tanggal 1 pada tahun Baru Caka kalender Bali. Tradisi unik ini dirayakan di desa Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar.


  *bukan porno

 Prosesi omed-omedan ini di mulai dari acara persembahyangan bersama, kemudian dibagi menjadi 2 kelompok pemuda dan pemudi yang saling berhadapan, saling tarik-menarik, berpelukan dan berciuman ditonton oleh ribuan warga, bagi yang tidak berhasil mencium pasangannya dihadiahi siraman air sehingga menambah keriuhan suasana.


Omed-omedan melibatkan sekaa teruna-teruni atau pemuda-pemudi umur 17 tahun hingga 30 tahun atau yang sudah menginjak dewasa namun belum menikah. Dalam bahasa Bali, Med-medan sama dengan paid-paidan, berarti saling tarik menarik. Jadi med-medan adalah ritual saling tarik-menarik antara kelompok pemuda dengan kelompok pemudi untuk memohon keselamatan seluruh warga desa.
Prosesi med-medan dimulai dengan persembahyangan bersama untuk mohon keselamatan. Usai sembahyang, peserta dibagi menjadi dua kelompok, laki-laki dan perempuan. Kemudian kedua kelompok tersebut mengambil posisi saling berhadapan di jalan utama desa. Setelah seorang sesepuh desa memberikan aba-aba, kedua kelompok saling mendekat. Bnegitu bertemu, peserta terdepan saling tarik menarik lalu berciuman disaksikan ribuan penonton. Prosesi tersebut dilakukan secara bergantian sehingga semua peserta kebagian berciuman.
Di tengah kehidupan Kota Denpasar yang sudah modern, tradisi unik warisan leluhur ini yang diwariskan sekitar tahun 1900-an masih juga dirayakan sampai sekarang ini. Sesuai dengan adat Timur yang masih memegang etika, tentunya tidak semua masyarakat Bali bahkan warga Sesetan yang setuju dengan tradisi ini, tradisi ini pernah dihentikan, namun Namun, tak lama kemudian, terjadi perkelahian 2 ekor babi di pelataran Pura, yang amat seru dan anehnya keduanya menghilang begitu saja di tengah perkelahian.Oleh warga setempat, peristiwa itu dianggap sebagai pertanda buruk. Maka, omed-medan pun kembali dilangsungkan.
Memang benar-benar unik ya Tradisi Omed-omedan Ini. Jadi bagi wisatawan yang sedang menikmati wisata di Bali saat Tradisi unik ini berlangsung, luangkanlah waktunya untuk menyaksikan Tradisi ini.
Selamat Menyaksikan.